15 mahasiswa peserta Program Pendidikan Guru Tahfiz melakukan studi lapangan ke rumah tahfizh Shuhada’ nagari Padang Gantiang, Minggu 25 Juli 2021. Rombongan lansung disambut oleh Ketua Rumah Tahfizh H. Anwar Harun, S.Pd Lelo Khatib dan majelis guru.

PPG Tahfizh yang telah berjalan dua angkatan ini merupakan program kerjasama Pemkab Tanah Datar bersama IAIN Batusangkar dan Yayasan Hj. Syarifah Ghani. Program kolaborasi Pemerintah Daerah dan Perguruan Tinggi ini merupakan program pertama di Indonesia dalam melahirkan guru tahfizh profesional yang tersertifikasi.

Dalam sambutannya, Ketua PPG Tahfizh H. Afrizon, S.Ag yang diwakili oleh Ust. Syafriwaldi, S.Sos.I, MA menyampaikan “Kegiatan ini dilakukan untuk pemantapan materi pendidikan dan manajemen rumah tahfizh yang diberikan oleh narasumber baik dari akademisi maupun praktisi ilmu pendidikan dan ilmu Alquran selama lima bulan terakhir. Diharapkan peserta PPG Tahfizh kedepannya mampu mengelola bahkan mendirikan rumah tahfizh dalam rangka pengabdian kepada masyarakat.”

Lebih lanjut ust Syafriwaldi mengatakan “Untuk angkatan ketiga, sesuai kesepakatan Bagian Kesra Tanah Datar dan IAIN Batusangkar Program Pendidikan Guru Tahfizh ini dilaksanakan dengan pola non asrama yang bisa diikuti oleh guru-guru rumah tahfiz yang aktif di kabupaten Tanah Datar”

Pada kesempatan itu pengurus rumah tahfizh Shuhada’ H. Anwar Harun, S.Pd Lelo Khatib mengungkapkan “Kami mengucapkan terimakasih atas ditunjuknya rumah tahfizh Shuhada’ sebagai tuan rumah studi lapangan PPG Tahfizh yang dilaksanakan pada hari ini.”

“Kami berharap ada dari alumni yang bisa mengabdi di rumah tahfizh Shuhada’ atau membagi ilmu dan pengalaman untuk kemajuan program tahfizh.”

Dalam kegiatan tersebut ikut mendampingi Ketua Lajnah Tahfizh Tanah Datar Ust Hamdani, Lc., MA, Ketua FKRT Tanah Datar Ust. Dapri, S.Pd.I, M.Pd dan pengurus PPG ust. Hafizhullah, MA serta ust. Dafit Amril, S.IQ, MA.

About the author: editor

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *