Padang – Pemerintah Kota Payakumbuh terus menyelaraskan arah pembangunan dengan target pertumbuhan ekonomi wilayah. Langkah taktis ini digulirkan untuk memastikan setiap kebijakan dari visi Wali Kota Zulmaeta tidak sebatas dokumen perencanaan, tetapi benar-benar menjadi mesin penggerak perekonomian masyarakat.
Komitmen tersebut dibawa oleh Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda saat mewakili kepala daerah dalam forum Asistensi Pertumbuhan Ekonomi Wilayah Provinsi Sumatera Barat yang digelar di Aula Gedung Bappeda Sumbar, Kota Padang, Jumat (9/10/2026).
Forum strategis lintas pemerintahan ini menjadi meja sinkronisasi bagi pusat, provinsi, dan kabupaten/kota guna membedah tren ekonomi, mengevaluasi efektivitas program, serta merumuskan akselerasi pertumbuhan yang berkelanjutan.
Di hadapan para pemangku kepentingan, Rida menegaskan bahwa keselarasan arah kebijakan pusat dan daerah merupakan fondasi utama. Pembangunan, menurutnya, wajib diejawantahkan dalam bentuk program konkret yang manfaatnya langsung menyentuh akar rumput.
“Bagi Pemko Payakumbuh, penyelarasan program pembangunan menjadi langkah penting agar kebijakan yang direncanakan sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi wilayah. Kami ingin setiap program memiliki tujuan yang jelas, menjawab kebutuhan masyarakat, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan,” ujar Rida.
Daya ungkit perekonomian daerah, lanjut Rida, harus bertumpu pada optimalisasi potensi unggulan lokal, penguatan sektor produktif, serta perluasan ruang ekonomi bagi warga. Ia mengingatkan agar program prioritas tidak berjalan secara sektoral, melainkan berjalin kelindan dengan arah kebijakan di tingkat provinsi dan nasional.
“Koordinasi seperti ini penting untuk menyamakan persepsi, mengidentifikasi persoalan yang dihadapi daerah, sekaligus mencari langkah penyelesaian yang konkret. Kami juga perlu memastikan program prioritas benar-benar menjawab persoalan ekonomi masyarakat, bukan sekadar memenuhi target administratif,” katanya.
Sejalan dengan visi tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Arry Yuswandi memaparkan bahwa pencapaian target ekonomi mutlak membutuhkan sinergi solid seluruh pembuat kebijakan. Ia menuntut pemerintah daerah untuk lebih agresif mengkapitalisasi potensi spesifik wilayahnya sembari mempercepat eksekusi program prioritas.
Arry menilai, kebijakan pembangunan harus mampu mengungkit iklim usaha sekaligus mendongkrak taraf hidup masyarakat. Oleh karena itu, koordinasi vertikal menjadi prasyarat agar siklus perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan program tetap berdetak pada frekuensi yang sama.
Selain sinkronisasi kebijakan, kegiatan asistensi ini juga difungsikan sebagai ruang bedah evaluasi untuk memetakan sumbatan ekonomi di masing-masing daerah. Hasil evaluasi ini diproyeksikan menjadi cetak biru tindak lanjut yang lebih adaptif, termasuk strategi menggaet keran investasi baru dan memperluas lapangan kerja.
Bagi Payakumbuh, deretan catatan strategis dari forum ini akan menjadi basis evaluasi untuk mencermati ulang efektivitas program pembangunan kota.
Melalui sinergi yang terukur, Pemko Payakumbuh bertekad memastikan setiap rupiah anggaran pembangunan tidak sekadar berorientasi pada pencapaian angka statistik, tetapi bermuara langsung pada terbukanya peluang usaha dan kesejahteraan masyarakat secara utuh. (MC)












