Jakarta – Hari ini, Kamis, 26 Februari 2026. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, M.Si., melaksanakan kegiatan buka puasa bersama organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, dan mahasiswa di STIK-PTIK Lemdiklat Polri. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk memperkuat sinergi dengan elemen masyarakat sipil pada bulan suci Ramadan, sekaligus mempererat silaturahmi dalam menjaga stabilitas nasional.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, M.Si., didampingi Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri Komjen Pol. Yuda Gustawan, S.I.K., S.H., M.H., serta dihadiri Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Ahmad Tawalla dan penceramah Ustaz Abdul Somad. Sejumlah pejabat utama Mabes Polri turut hadir dalam acara tersebut termasuk Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., Pada kesempatan itu, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, M.Si., juga menyerahkan santunan dan tali asih kepada 50 anak yatim dari Yayasan Pondok Pesantren Yatim Dhuafa Al Ma’dul Aulia, Kalisari, Jakarta, sebagai bentuk kepedulian sosial Polri terhadap anak-anak yang membutuhkan dukungan.
Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menegaskan bahwa perjuangan kemerdekaan Indonesia tidak terlepas dari peran strategis pemuda. Ia mengapresiasi kontribusi generasi muda yang terus bersinergi bersama Polri dalam menjaga nilai-nilai demokrasi serta mendukung program prioritas nasional. Kapolri juga menekankan bahwa Polri memiliki tugas menegakkan hukum, memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memberikan pelayanan publik agar aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar. Menurutnya, Polri dan masyarakat sipil merupakan “anak kandung reformasi” yang memiliki tanggung jawab moral bersama untuk menjaga stabilitas nasional.
Kegiatan dilanjutkan dengan ceramah agama dan doa yang dipimpin Ustaz Abdul Somad. Dalam tausiyahnya, ia mengajak organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, dan mahasiswa untuk terus bersatu serta berkolaborasi dengan Polri sesuai peran masing-masing demi menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Momentum ini menjadi ajang memperkuat kolaborasi lintas elemen bangsa dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mendukung terwujudnya Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045.












