Lima Puluh Kota, Rabu 10 Juni 2026 — Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) Kabupaten Lima Puluh Kota, Ibu Lucy Novianti, S.SiT., M.H., memimpin langsung kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2026 yang dilaksanakan di Kantor Pertanahan Kabupaten Lima Puluh Kota. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh tim pelaksana PTSL sebagai upaya memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai target dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Monev dilaksanakan secara berkala untuk memantau progres pelaksanaan setiap tahapan kegiatan PTSL, mengevaluasi capaian yang telah diraih, serta mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi forum koordinasi untuk menyusun strategi percepatan penyelesaian pekerjaan agar target PTSL Tahun 2026 dapat tercapai secara optimal.
Dalam arahannya, Kakantah Kabupaten Lima Puluh Kota, Ibu Lucy Novianti, S.SiT., M.H., menekankan pentingnya sinergi, koordinasi, dan komitmen seluruh tim dalam menyukseskan program strategis nasional tersebut. Beliau mengingatkan bahwa keberhasilan PTSL tidak hanya diukur dari jumlah bidang tanah yang berhasil disertipikatkan, tetapi juga dari kualitas data fisik dan yuridis yang dihasilkan serta pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
Lebih lanjut, beliau meminta seluruh petugas untuk terus menjaga ketelitian dalam setiap tahapan pekerjaan, mulai dari pengumpulan data, pengukuran bidang tanah, hingga proses administrasi dan validasi berkas. Dengan data yang akurat dan pelayanan yang profesional, masyarakat akan memperoleh kepastian hukum atas hak tanahnya secara lebih cepat dan tepat.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Kantor Pertanahan Kabupaten Lima Puluh Kota berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja pelaksanaan PTSL Tahun 2026. Diharapkan seluruh target yang telah ditetapkan dapat tercapai dengan baik sehingga manfaat program dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya data pertanahan yang lengkap, valid, dan terpercaya di Kabupaten Lima Puluh Kota.












