Berita  

Pengurus PERMATA Batam Periode 2026–2031 Resmi Dilantik, Ampreadi: Mari Perkuat Persatuan dan Kontribusi untuk Daerah

Pengurus PERMATA Batam Periode 2026–2031 Resmi Dilantik, Ampreadi: Mari Perkuat Persatuan dan Kontribusi untuk DaerahBATAM — Pengurus Persatuan Masyarakat Pesisir Selatan (PERMATA) Kota Batam periode 2026–2031 resmi dilantik dalam sebuah agenda yang dihadiri sejumlah unsur pemerintah, pimpinan organisasi, tokoh masyarakat, serta masyarakat Pesisir Selatan yang berada di Kota Batam. Minggu (09/8/2026).

Pelantikan tersebut menjadi momentum baru bagi PERMATA Batam untuk memperkuat silaturahmi, menjaga persatuan, sekaligus meningkatkan kontribusi masyarakat Pesisir Selatan dalam kehidupan sosial dan pembangunan di Kota Batam.

Perwakilan Wali Kota Batam sekaligus Ex Officio Kepala BP Batam, yakni Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (K abag Kesra) Sekretariat Daerah Kota Batam, H. Syukri Iliyas, S.Ag., M.A., turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Hadir juga Ketua DPRD Pesisir Selatan Darmansyah, S.IP., Ketua IKPS Kota Batam Dinata, S.Pd., M.M., Sekretaris IKPS Kota Batam Nasrizal, S.Pd., sejumlah Ketua IK Kecamatan se-Pesisir Selatan, Panglima Gagak Itam Kande Arba Udin yang akrab disapa Arba Udin didampingi Awang Segak, Bundo Kandung IKPS Kota Batam, Ketua PERMATA Batam periode 2026–2031 Ampreadi, serta para tokoh PERMATA Kota Batam.

Ketua Panitia Pelaksana, Joni Chandra, mengatakan pelantikan tersebut bukan hanya seremoni organisasi, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat hubungan kekeluargaan masyarakat Pesisir Selatan di Kota Batam.

“Kami berharap pelantikan ini menjadi awal yang baik untuk memperkuat silaturahmi dan kebersamaan. PERMATA harus menjadi rumah bersama bagi masyarakat Pesisir Selatan di Batam, sehingga ke depan organisasi ini semakin solid dan mampu memberikan manfaat,” ujar Joni Chandra.

Ia berharap seluruh pengurus yang telah dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta membangun komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pihak.

Menurut Joni, kekuatan sebuah organisasi masyarakat tidak hanya ditentukan oleh struktur kepengurusan, tetapi juga oleh kekompakan dan partisipasi seluruh anggota.

Sementara itu, Ketua PERMATA Batam periode 2026–2031, Ampreadi, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya bersama jajaran pengurus.

“Amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab bersama. Kami ingin PERMATA menjadi wadah yang mampu menyatukan masyarakat Pesisir Selatan, menjaga silaturahmi, dan menghadirkan kegiatan yang benar-benar memberikan manfaat,” kata Ampreadi.

Ampreadi menegaskan, kepengurusan yang dipimpinnya akan berupaya membangun PERMATA secara terbuka dan mengedepankan semangat kebersamaan.

“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi paguyuban, pemuda, perempuan, dan seluruh masyarakat sangat kami butuhkan. Insyaallah, dengan kebersamaan, PERMATA dapat berkembang lebih baik,” ujarnya.

Ia juga berharap PERMATA Batam ke depan tidak hanya menjadi wadah berkumpul masyarakat Pesisir Selatan, tetapi mampu menjadi bagian dari kekuatan sosial yang memberikan kontribusi nyata bagi Kota Batam.

“Harapan kami ke depan, PERMATA semakin solid, program-programnya semakin dirasakan masyarakat, generasi muda semakin aktif, dan hubungan antara masyarakat Pesisir Selatan dengan pemerintah maupun berbagai organisasi di Batam semakin baik,” tutur Ampreadi.

Menurutnya, menjaga budaya, nilai kekeluargaan, dan semangat gotong royong merupakan bagian penting yang harus terus dipertahankan di tengah masyarakat yang hidup di lingkungan perkotaan yang dinamis.

Pelantikan pengurus PERMATA Batam periode 2026–2031 tersebut diharapkan menjadi titik awal bagi lahirnya berbagai program yang berorientasi pada penguatan sosial kemasyarakatan, kebudayaan, kepemudaan, serta peningkatan kontribusi masyarakat Pesisir Selatan di Kota Batam.

Dengan kepengurusan baru dan dukungan berbagai elemen masyarakat, PERMATA Batam diharapkan mampu menjaga persatuan sekaligus menjadi jembatan silaturahmi antara masyarakat Pesisir Selatan di perantauan dengan daerah asal.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita menjaga persaudaraan. Berbeda latar belakang dan profesi, tetapi kita tetap satu keluarga besar. Itulah semangat yang ingin kami bawa dalam kepengurusan PERMATA periode 2026–2031,” pungkas Ampreadi.

Penulis: Fieki Amali, S.K.M dan Tauzan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *