Payakumbuh — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Payakumbuh menuntaskan evakuasi pohon tumbang yang terjadi di tiga lokasi berbeda akibat hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut pada Ahad (14/6/2026) malam.
Peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Talang, Kelurahan Koto Panjang, dan Kelurahan Padang Kaduduak. Selain sempat mengganggu akses lalu lintas, satu pohon dilaporkan menimpa rumah warga di Kelurahan Padang Kaduduak sehingga membutuhkan penanganan darurat.
Meski cuaca masih diguyur hujan saat proses evakuasi berlangsung, personel BPBD tetap bergerak cepat melakukan pemotongan dan pembersihan material pohon guna memastikan akses jalan kembali normal serta meminimalkan risiko bagi masyarakat.
Operasi penanganan dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kota Payakumbuh Devitra bersama Sekretaris BPBD Tutierlina yang turun ke lapangan memantau jalannya evakuasi.
Sementara penanganan teknis dikomandoi Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Hepi bersama Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Rudi Arnel dengan melibatkan seluruh personel BPBD.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Payakumbuh Devitra mengatakan seluruh titik kejadian berhasil ditangani dalam waktu relatif singkat dan tidak menimbulkan korban jiwa.
“Personel bergerak cepat melakukan pemotongan dan pembersihan material pohon yang menutup badan jalan serta membantu warga yang rumahnya terdampak. Alhamdulillah seluruh lokasi telah berhasil ditangani dan akses masyarakat kembali normal,” katanya.
Selain melakukan evakuasi, BPBD Kota Payakumbuh juga menyalurkan bantuan logistik darurat berupa terpal kepada warga yang rumahnya tertimpa pohon di Kelurahan Padang Kaduduak.
“Bantuan ini diberikan sebagai langkah tanggap darurat untuk melindungi bagian rumah yang rusak dari rembesan air hujan sebelum dilakukan perbaikan lebih lanjut,” ujar Devitra.
Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang masih berpeluang terjadi seiring tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir.
Masyarakat diminta segera melaporkan kepada BPBD apabila menemukan pohon yang berpotensi tumbang atau kondisi lain yang dapat membahayakan keselamatan lingkungan sekitar sehingga langkah mitigasi dapat dilakukan lebih cepat.
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta memberikan apresiasi kepada seluruh personel BPBD yang tetap menjalankan tugas kemanusiaan dengan penuh dedikasi meskipun harus bekerja di tengah hujan dan kondisi malam hari.
Menurut Zulmaeta, respons cepat petugas di lapangan menjadi faktor penting dalam meminimalkan dampak bencana sekaligus memastikan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
“Keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama Pemerintah Kota Payakumbuh. Saya mengapresiasi kerja keras seluruh personel BPBD yang bergerak cepat dan sigap dalam menangani kejadian ini. Semangat pengabdian seperti inilah yang harus terus dijaga dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Zulmaeta.
Ia menegaskan Pemerintah Kota Payakumbuh akan terus memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi bencana melalui peningkatan koordinasi lintas sektor serta edukasi kepada masyarakat guna menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi.
Keberhasilan penanganan pohon tumbang di tiga lokasi tersebut menunjukkan kesiapsiagaan Pemerintah Kota Payakumbuh dalam memberikan respons cepat terhadap kondisi darurat sekaligus memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga. (MC)












